Pukul Sepuluh
Karya: Khansa Aura MadinahMalam pukul sepuluh lewat dua puluh satu,
kutunggu kau hadir dengan kabarmu.
Apa kau masih di sana, Kasih?
Hanya sunyi yang datang menyelisih.
Malam pukul sepuluh lewat empat puluh satu,
masih kunanti kabar darimu.
Rasa lelah seolah enggan bertamu,
karena tahu aku merindukanmu.
Malam pukul sepuluh lewat lima puluh satu,
waktu berlalu begitu semu, kian memburu.
Harapan sirna tergantikan ragu.
Namun, hati masih mengeja waktu tuk menunggumu.
Malam pukul sepuluh lewat lima puluh sembilan.
Di penghujung waktu yang temaram,
kubiarkan rindu bersemayam.
Kasih, kutitipkan rindu ini pada kesunyian.
Garut, 30 September 2026