kerinduan yang tak ada habisnya
Karya: Intan Indah Apriyanientah bagaimana aku harus meluapkan sebagian kerinduanku pada bayang bayangmu yang kini perlahan menghilang diterpa embun.
mengenang segala hal yang telah kita lakukan bersama, dadaku terasa sesak saat mendengar namamu dari mulut seorang teman. dimana hilangnya semua anyam anyam yang kini menggenang tidak ada tujuan? oh, wahai lelaki pujaanku yang entah bagaimana kabarmu saat ini.
setiap hari, setiap detik, setiap menit yang selalu kuputar terus berulang ulang agar waktu terhenti di titik kita berjuang, hadirmu akan lenyap begitu saja jika aku melupakanmu saat ini, tetapi mengapa? mengapa rasa rindu ini tak kunjung hilang. seolah olah waktu selalu berputar diwaktu yang sama, angin menyulut menerpa nadiku yang sudah tak sama.
izinkan aku untuk pulang ke tempat yang seharusnya, rindu ini di ambang batas gila.
Tangerang, 30 September 2026