Pernah Ada Kita
Karya: Viona Indria MonikkaSandyakala itu adalah engkau,
bukan sekadar arka yang luruh di samudra.
Kau adalah jingga yang enggan padam,
pranaya yang mengeja cahaya di atas nafasku.
Di tepian asmaraloka ini,
aku menitipkan namamu pada anila,
pada ombak yang berbisik lirih,
pada pasir yang mengingat jejak kita.
Jika kelak semesta menuliskan jarak,
jika takdir tak lagi menautkan nadi kita,
maka biarlah senja ini menjadi saksi
bahwa pernah ada kisah yang indah di sini.
Biarlah asmaraloka mengingat
bagaimana aku mencintaimu sesederhana senja,
tidak meledak, tapi menetap,
tidak tergesa, tapi kekal.
Jika kau bukan lagi milikku,
maka biarlah aku menjadi kenangan
yang pernah kau lihat di ufuk itu,
di antara jingga dan perpisahan.
Bengkulu,30 september 2026