Kamu dan Tuhan
Karya: Hudiati Sa'adahUntukmu yang pernah datang kepadaku,
kepada rumitku,
kepada hancurku.
Banyak yang lebih mudah untuk dijalani,
tetapi kamu memilih hadir untuk yang sulit ini.
Terima kasih untuk ruang yang kamu beri,
yang tidak kudapat dari rumah sendiri.
Maaf,
aku harus memintamu pergi
pada saat aku butuh sekali,
pada saat kisah ini masih ingin kujalani.
Maaf,
kamu harus berubah
menjadi sesuatu yang salah,
sedang kutahu kamu pun hilang arah.
Maaf,
hadirmu waktu itu
hanya untuk mendengarku,
padahal kamu pun butuh mengaku.
Terima kasih, Tuhan.
Walau tak Kau izinkan kami kembali,
setidaknya bantu ia bertemu lagi
dengan dirinya sendiri.
Maaf, Tuhan.
Aku masih menyimpannya dengan rapi
di bilik yang tak ku biarkan
orang lain menempati.
Praya, 7 April 2024