Di Pintu yang Tak Pernah Kau Ketuk
Karya: HasbunaSenja luruh di ujung jendela sepi,
Kutulis namamu pada kabut yang lirih.
Angin membawa wangimu yang tak kembali,
Dan malam menyimpan tangis dalam sunyi.
Bulan yang pucat menatapku tanpa suara,
Seperti dulu kau menatapku saat pergi.
Jarak menjelma laut yang tak bertepi,
Setiap ombaknya memanggil namamu dalam gelap.
Rinduku daun gugur di musim panjang,
Jatuh perlahan tanpa ada tangan menyambut.
Lalu kupeluk bayangmu yang kian samar,
Sebab hanya itu yang masih tersisa.
Bila kelak kau pulang, jangan tanya mataku basah,
Aku hanya rindu yang setia menunggu di pintu.
Aceh, 24 September 2026