Pena dan Kertas
Karya: Haider Rasendriya FaqihAndai kata dunia ini hanyalah bait-bait sastra
Tak sehari pun akan kuucap “Aku menyayangimu dan aku merindukanmu”
Namun, akan kuberkata
Bahkan mawar yang lestari tunduk dalam elok parasmu
Alangkah adiwarna cinta yang kau hadiahi padaku
Dan jikalau memang detik tak kunjung merestu
Esensimu tak akan luput, berteduh dalam seluk-beluk rindu
Karena sesungguhnya, hai orang yang kutunggu
Penaku tak berdaya menggores kertas tanpa hadirat anggunmu
Zamrud hijau yang mengilap memantulkan elok matamu
Adikuasa alam, dengan restunya, aku bertukar sapa denganmu
Namun nyatanya, ironi memisah kita dengan jarak dan waktu
Rangkai lukisannya menjelma realita pahit yang kini membelenggu
Aku tahu cinta tetap mengikat kita, namun hati akan terus merindu
Aku tak tahu kisah yang kau tulis di sana
Sialan, jarak menghalangiku selalu
Yang kupinta hanya satu darimu
Ingat aku hingga ujung dunia
Tangerang selatan, 6 September 2026