Kau Hilang Dari Hal-hal Kecil
Karya: Anggun Wahyu DayaniPagi itu, namamu jatuh
di layar ponselku
seperti benda asing
yang tak pernah kumiliki.
Aku menatapnya lama.
Dulu, satu getaran darimu
mampu membuat jantungku
berlari mendahului langkah.
Kini, layar itu hanya menyala,
lalu padam.
Sesederhana itu.
Aku mulai lupa
suara tawamu di ujung telepon,
warna baju yang paling sering kaukenakan,
bahkan alasan mengapa
dulu aku begitu takut kehilanganmu.
Barangkali waktu
tidak benar-benar menyembuhkan.
Ia hanya menggeser sesuatu
perlahan-lahan,
sampai yang pernah memenuhi dada
akhirnya hanya menempati sudut ingatan.
Hari ini, namamu masih ada.
Tetapi aku tidak lagi mengejarnya.
Sebab yang paling sulit dari melupakan
bukan menghapus seseorang dari ingatan,
melainkan menyadari
bahwa suatu hari nanti
kita akan baik-baik saja
tanpa perlu mereka kembali.
Batam, 5 Oktober 2026