KINI KAU TELAH MENJADI DEBU
Karya: Andhika JulyanAku ingin melupakanmu dengan sederhana:
dengan suara yang perlahan kehilangan gema,
hingga namamu tak lagi bergetar di dada.
Aku ingin melupakanmu dengan sederhana:
dengan aroma yang menghilang bersama udara,
hingga langkahmu tak lagi tinggal di pelupuk mata.
Tak apa jika namamu perlahan pudar
di antara rimba aksara yang pernah kutuliskan,
sesepi hujan yang jatuh di atas daun kering—
melupakanmu dalam diam,
tanpa perlu membenci,
tanpa perlu memaksa hati berhenti mengenang.
Biarlah waktu mengajarkanku
bahwa tidak semua yang pernah dicintai
harus selamanya tinggal.
Banjar, 5 oktober 2026