Tangis Terakhir untuk Luka Ini
Karya: ZHE-ZHEBiarlah malam menjadi saksi,
ketika air mata jatuh perlahan.
Bukan karena aku lemah,
tetapi karena hati pernah terlalu lama bertahan.
Luka ini pernah tinggal,
membawa kenangan yang sulit dilupakan.
Namun waktu mengajarkanku,
bahwa tidak semua yang pergi harus disesali.
Hari ini, kubiarkan tangis terakhir mengalir,
membawa segala kecewa dan harapan yang telah pupus.
Setelahnya, aku ingin melangkah,
meninggalkan bayang-bayang masa lalu.
Biarlah luka menjadi pelajaran,
bukan alasan untuk terus terpuruk.
Sebab di balik air mata yang terakhir,
masih ada hari baru yang menunggu.
Aku memilih tersenyum kembali,
dan berdamai dengan hati sendiri.
Dharmasraya, 15 September 2026