Anak Keempat yang Tiada Siapa
Karya: Sofa selviaAku lahir bukan pertama
bukan juga terakhir di cerita
Aku tak sekuat kakak perempuan
tak sehebat kakak laki-laki
Namaku jarang disebut, seolah hadirku tak pernah ditunggu.
Pernahkah kau melihat saudara yang cemara?
kau tau?? aku ingin merasakan nya.
Berbagi cerita, tertawa, ah.. entah kapan terakhir kali aku melakukan nya.
Kakak selalu jadi kebanggaan
Adik selalu jadi perhatian
Aku hanya singgah di sela
meng amini harapan yang tersisa
menjadi jeda yang tak dianggap ada.
Aku tertawa menutup sepi
kadang juga tangis yang menemani
Semua sibuk menatap dua arah
sementara aku hilang di tengah
Kadang Tuhan terasa tak adil
apa yang kutanam seolah tak berbuah
Namun aku percaya
Tuhan tak menguji tanpa alasan
Meski sering terlupakan
aku belajar dari kesunyian
Bahwa luka bisa menjadi cahaya
meski aku anak ke empat yang tiada siapa.
Malang, 26 September 2025