Sinta Wan Anggraini - Jeritan Rasa yang Patah (OSN 3.8)

📅 16 September

 Jeritan Rasa yang Patah

Karya: Sinta Wan Anggraini


Malam mereguk sepi yang kian pekat
Saat sepasang netra mulai berkhianat
Di sana, ada bendungan rasa yang pecah
Mengalirkan sungai kecil yang enggan menyerah

Tangis adalah anak tangga menuju hulu jiwa
Lahir dari rahim lara yang tak sempat mengeja kata
Ia adalah hujan yang turun di musim paling gersang
Membasuh puing-puing harapan yang sempat hilang

Lihatlah, bagaimana gemercik bening itu berdansa
Merayap di pipi, mengecup bibir yang kelu tak berdaya
Ia adalah jeritan sunyi dari dada yang patah
Monolog paling jujur saat seluruh ego telah kalah

Jangan kau bendung pelukan badai di matamu
Biarkan ia mengikis batu cadas di hatimu
Sebab setelah tirai bening itu luruh mengecup bumi
Akan tumbuh sekuntum ketabahan yang paling mewangi


Pekanbaru, 15 September 2026