Safira Enggar Windrianasari - Bahasa Sang Atma (OSN 3.8)

📅 02 September

 Bahasa Sang Atma

Karya: Safira Enggar Windrianasari


Jangan kira yang luruh dari mata
adalah pertanda daksa tak lagi perkasa.
Sebab ada renjana yang terlalu penuh di dada,
hingga tak kuasa senandika merapalkannya.

Di saujana perjalanan yang panjang dan fana,
tak semua keteguhan harus menjelma bara.
Ada yang memilih diam, ada yang memilih reda,
ada pula yang melepas dengan lain bahasa.

Daksa mungkin diam,
namun atma tak pernah benar-benar bungkam.
Yang luruh dari pelupuk bukan sekadar bening,
melainkan renjana yang menemukan jalan untuk mengalir hening.

Jauh di relung gulita tak berdasar,
sepasang pelupuk kehilangan kekuatan berada.
Namun di baliknya, tersimpan enigma
tentang rasa yang niskala, tetapi nyata adanya.

Tak semua perih membutuhkan kidung,
tak semua rindu harus disusun menjadi tembang.
Ada yang cukup mengalir perlahan,
menjadi bahasa paling jujur yang dikenang.


Ngawi, 31 Agustus 2026