Dzikir Rintik untuk Zona Merah Borneo
Karya: Rhafizqa Nur Syarifah SyafnaBorneo, sayap kehidupan duniawi yang menyimpan napas.
Dalam dedaunan segar, Sang Pencipta hadirkan setitik makhluk-Nya.
Rimba menjulang tinggi, mengemban tugas demi mencegah kekacauan semesta.
Tempat berpulang atas seluruh nyawa yang mampu berdetak.
Sebulan berlalu, kabar duka menerpa Borneo tanpa jeda.
Kediaman ekosistem dilahap lidah bara yang berkuasa di persada.
Cakrawala nuansa kelabu tua, pertanda sebuah zona merah.
Atmosfer tenang mampu merenggut nyawa sang penyelamat bumi.
Sorot mata dunia mengarah pada Borneo yang gersang.
Ribuan tangan berikhtiar memadamkan sisa bara yang menyala.
Kami lantunkan dzikir pada nuansa yang membisu.
Semoga bumi menangis, membuka harapan atas derita yang pilu.
Balikpapan, 03 September 2026