Duka Tanah yang Bernanah
Karya: Raden Rezki DamayantiDi dada Bumi, luka menjelma jadi lubang kehancuran
Berceloteh lewat api, melahap hutan hingga berkobaran
Tanah bergetar, bergemuruh menyampaikan peringatan
Gunung-gunung menangis, memuntahkan lava kemurkaan
Gletser mencair, melumat kekaguman
Air sungai menggulung, menyapu keangkuhan
Mayat-mayat membusuk, melebur kepedulian
Meninggalkan duka di tengah keputusasaan
Para tuan di atas takhta kebanggaan
Berpesta pora seakan sebuah kebajikan
Meneror jiwa yang sedang kebingungan
Menambah derita di atas luka para korban
Para penyintas menyaksikan jasad bergelimpangan
Terpaksa menelan segunung penderitaan
Dipeluk ketakutan, terdiam dalam kepasrahan
Terhempas oleh sisa-sisa permainan keserakahan
Bandung, 13 September 2026