Yang Kau Persilakan
Karya: Nurul HafidahHadir tanpa pernah kuminta
Hingga akhirnya kupilih usai
Daripada menetap dalam luka
"Dia lebih menawan," katamu
Lalu kau gugurkan namaku
Demi memilih dirinya
Andai saat itu kau tak membuka pintu untuknya
Mungkin lara ini tak pernah lahir
Kau meluruhkan seluruh asa ini
Hingga tak tersisa lagi tenaga
Untuk mempertahankan hubungan ini
Dia memang hadir
Tanpa pernah meminta izinku
Namun mengapa kaulah yang mempersilakannya menetap?
Ragaku terkubur di bawah reruntuhan rasa takut
Hatiku sirna dilalap bara kecewa
Saat seluruh ketulusanku kuserahkan padamu
Kau justru mengembalikannya dalam wujud dusta
Buah hatiku
Bukankah cinta tak pernah meminta untuk dibagi?
Maka katakan siapa yang benar-benar kau pilih
Dia, atau aku?
Jangan tamak dalam mencintai
Sebab tuhan tak pernah keliru menimbang setiap pengkhianatan
Cirebon, 9 September 2026