Menjadi Aksara Sendiri
Karya: NUR KHALIZA NOVIANTIAku tumbuh dari aksara yang di tulis oleh seseorang, tentang bagaimana seharusnya aku menjadi-
tentang langkah yang harus kupilih,
tentang mimpi yang harus kugenggam,
tentang menjadi apa yang ia banggakan.
Maka sejak dulu,
aku belajar menjadi kalimat yang ia sukai.
Mengiyakan setiap koma,
menelan setiap titik,
dan tak pernah bertanya
apakah kisah ini benar-benar milikku.
Sampai suatu hari,
satu halaman gagal kutulis sebagaimana mestinya.
Hanya satu.
Namun sejak itu,
aku menangis seperti seseorang
yang kehilangan seluruh bukunya.
aku bertanya pada diriku sendiri:
“ Mengapa aku tak cukup?”
Aku terlalu lama mengira
bahwa mencintai berarti memenuhi harapan,
bahwa menjadi baik berarti
selalu menjadi apa yang seseorang inginkan.
Hingga seseorang datang,
bukan untuk menuliskan jalan bagiku,
melainkan mengajarkanku
bahwa hidup bukan sastra
yang harus selalu mengikuti pena orang lain.
Bahwa aku boleh memilih baitku sendiri,
meski tak semua orang menyukai isinya.
Bahwa aku boleh berjalan
ke arah yang tak pernah mereka bayangkan.
Dan mungkin,
aku tidak sedang gagal.
Aku hanya sedang belajar
berhenti menjadi aksara
dalam cerita orang lain,
dan mulai menulis
namaku sendiri.
Jakarta, 2 September 2026