Air Mata yang Menyucikan
Karya: Nur HidayatiDi sudut mata menggenang bening,
bukan tanda aku lemah atau menyerah.
Hanya cara jiwa bicara yang tak terucap,
menumpah beban yang terasa berat dan perih.
Setiap tetes yang jatuh di pipi,
membersihkan lara, menyapu debu hati.
Tangis ini bukan kelemahan,
melainkan jalan menuju ketenangan.
Setelah kering jejak air mata itu,
jiwaku kembali tegar dan utuh.
Sedih mengajarkan aku untuk bangkit,
menjadi pribadi yang lebih kuat dan tabah.
Padang, 13 September