Ni Luh deta ayu Padma sari - Tawa yang tinggal (OSN 3.8)

📅 16 September

 Tawa yang tinggal

Karya: Ni Luh deta ayu Padma sari


Tawa yang Tinggal.

Kita pernah jatuh cinta
dengan cara yang sederhana.
kau menertawakan kopiku yang terlalu pahit,
aku menertawakan caramu
menyebut namaku ketika gugup.

Di antara dua tawa itu,
kita menanam hari-hari
seperti benih kecil
yang tak pernah tahu
akan tumbuh menjadi kenangan.

Kini, bila hujan turun
dan sebuah lagu lama
tak sengaja membuka jendela ingatan,
aku masih mendengar suaramu.

Bukan tangis.
Bukan pula penyesalan.

Hanya tawa
yang pernah kita bagi
di meja makan,
di halte yang sepi,
di ujung percakapan
yang tak ingin kita akhiri.

Mungkin cinta memang begitu
tidak selalu tinggal sebagai seseorang,
kadang ia menetap
sebagai suara paling hangat
yang diam-diam membuat kita tersenyum
setelah semuanya selesai.


Kubutambahan, 15 September 2026