Aksara Sang Penyair Sunyi
Karya: Nala hidayatul husnaUntuk apa menjelma sebagai seorang ratu
Jika ungkapmu penuh keliru
Simfoni rindu merongrong kalbu
Menyeretku paksa ke ujung pilu
Mengeja kembali segala kata
Yang semakin terbata
Aku mengutuk bait-bait rasa
Sebab ia mengundang lara
Menjerumuskanku yang sedang menata
Taatku yang berulang kali sempat goyah
Kisahku tak seindah wiracarita Rama dan Shinta
Tak tercatat bak novel berjuta pembaca
Namun tulusku enggan rapuh
Meski badai memaksanya runtuh
Ketika dikta mulai menggapai rasa
Mana lagi takdir yang harus kuterka?
Mendobrak palung yang paling teduh
Menggantinya dengan sekilas riuh
Jauh di hati nuraniku yang lugu
Aku bersimpuh lusuh
Mengeja satu demi satu gelisah
Hingga jiwaku tertunduk pasrah
Kini aku sadar...
Hakikat cinta sejati
Bersemi pada hati yang murni
Dan aku hanyalah penyair sunyi
Yang diam-diam jatuh hati
Pada jiwa yang masih misteri
Kertabesuki, 11 September 2026