“Tangisan yang tak terdengar”
Karya: Nada ramadhaniKe mana suara burung yang dulu ramai di pagi hari?
Ke mana rusa yang berlari di antara pepohonan?
Kini yang tersisa hanya asap,
tanah hitam, dan hutan yang kehilangan kehidupan.
Ada burung yang tidak sempat terbang,
rusa yang jatuh di tengah kobaran api,
dan hewan-hewan kecil
yang ditemukan tanpa nyawa.
Mereka hanya ingin hidup.
Mereka tidak membakar rumah kita,
tetapi mengapa rumah mereka kita bakar?
Api mungkin telah padam,
tetapi kehilangan tidak semudah itu hilang.
Hutan bukan sekadar pohon,
di dalamnya ada rumah bagi banyak kehidupan.
Jangan biarkan tangis ini terulang.
Mari jaga hutan, hentikan pembakaran,
tanam kembali pohon yang hilang,
dan lindungi satwa yang tersisa.
Karena saat hutan kehilangan kehidupan,
kita pun sedang kehilangan masa depan.
Medan, 05 september 2025