Rahasia Bunga Desa
Karya: NABILA MEYZA SUTIKNYODi bawah indahnya purnama,
Tampak bunga desa nan bercahaya.
Perangainya selembut sutra,
Pemilik aura merah muda.
Dalam tatapan yang berbeda,
Jiwanya bagai setangkai mawar.
Tampak redup di mata dunia,
Namun elok saat bersua.
Namun di balik keanggunannya,
Tiada yang mendengar derai air matanya.
Tiada yang sudi memayunginya,
Tiada atma membalut sembilu hatinya.
Sebuah tangis yang tak terungkap,
Tersimpan di balik tawa yang tersingkap.
Terselubung rapi di balik raut,
Nan indah lagi rupawan.
Namun asanya tak pernah padam,
Menanti insan ciptaan Tuhan.
Sosok kekasih yang diidamkan,
Agar jiwanya kembali tenteram.
Magetan, 5 September 2026