Menyambut Air Mata Dengan Luka
Karya: Meliya AgustinLuka tak selalu datang dengan darah
Bukan juga memar yang membiru
Tapi luka datang lewat tangisan yang menyapu
Menahan sakit yang tak kunjung sembuh
Langkahku rapuh karna takut jatuh
Jatuh yang akan menghancurkan diriku
Kemanaku mencari bahagia untuk menyembuhkan luka ini?
Aku lelah dan ingin pulang beristirahat
Mencari tempat untuk mencurahkan isi hati
Menangis tanpa takut ada yang mendengar
Keheningan malam yang selalu menemaniku
Bersama luka luka yang ku pendam selama ini
Senyum yang kupasang tiap hari
Tersembunyi tangis yang tak pernah usai
Tak ada peluru,tak ada darah
Hanya hati yang retak dalam sepi
Sendirian ku menyembuhkan luka ini
Membiarkan tumpah segala rahasia sang jiwa
hingga henti segala isak dan kecewa
sebab setiap tetes ada luka yang luruh
ingin sembuh.
Rangkasbitung, 09 September 2026