Riuh Berpendar
Karya: Lutfiyatul Hamidah, S. Pd.Riuh berpendar itu…
Sang gelak tawa dan empunya
Dia selalu berkelana
Tuk memanjakan sukma
Tuk merayu hampa
Tiada henti pula dia bergema
Sesekali dia menyeka
Pada sela sela lara
Pada setiap realita
Dan aku tahu
Tangisan itu…
Dia sembunyikan begitu seksama
Tiada henti pula dia bergema
Bahkan mampu membara
Pada suatu euforia
Di kala sisi kehidupan lain mendukungnya
Dan aku tahu
Senyuman itu…
Dia tampakkan begitu bangga
Oh tawa…
Riuhnya selalu menjelma
Pada mereka yang kuat bertabah
Tuk terus melangkah
Pada setiap tikungan kisah
Sidoarjo, 13 September 2026