Doa di Ambang Esok
Karya: Kelvin SetiadiDi tepi malam aku belajar jujur,
pada rasa yang tak lagi hangat,
pada hati yang lelah tuk pura-pura kuat.
Aku mencintaimu,
yang perlahan hilang saat bersama
Dalam diam, aku berdoa:
semoga keberanian datang tanpa amarah,
semoga perpisahan tak berubah jadi luka.
Kita pernah saling genggam,
namun arah kita kini berbeda.
Jika esok harus kutempuh sendiri,
biarlah langka ini ringin,
tanpa dendam, tanpa saling menyalahkan.
Namamu kusimpan sebagai cerita,
bukan tempat kembali.
Di ambang esok,
aku menutup satu pintu
dan membuka harapan baru—
untuk hidup yang lebih jujur,
dan bahagia yang utuh.
Tegal, 15 September 2026