Kain Sutra
Karya: GARNIS ALIFIATUL MUHIMMAHBukannya tak bisa bersuara
Sejak masih tak berdosa
Semua menunjuknya penuh amarah
Padahal hatinya adalah kain sutra
Yang seharusnya dirawat penuh cinta
Kini ia telah tumbuh bersama
Semua luka dan bingung dipendamnya
Sendirian dalam dada
Diam-diam tanpa suara
Hingga sesak dibuatnya
Tak ada yang mengajarinya
Luka itu begitu beracun berbisa
Merusak apapun yang menyentuhnya
Bahkan sang kain sutra
Yang putih tak berdosa
Perlahan-lahan merobek seratnya
Menjadikannya berrongga
Rusak tak tersisa
Kecuali sesak yang tak fana
Yang terus menyebar semua
Sayangnya memutar waktu adalah percuma
Menyesalinya adalah jalan satu-satunya
Menangisi sebuah kisah
Cerita sang kain sutra
Yang terlanjur robek dan penuh luka
Jombang, 06 September 2026