Fransiskus Tebai - Tangis di Seberang Waktu (OSN 3.8)

📅 15 September

 Tangis di Seberang Waktu

Karya: Fransiskus Tebai




Ibu...

Menangis adalah tahap teratas dari suatu kesedihan.
Ketika air mata telah jatuh,
kadang hati tak lagi tahu,
apa yang harus dirasakan.

Ketika kuingat rumah kita dulu,
aku rindu, Mah...

Rindu pelukanmu,
rindu genggaman tanganmu,
rindu saat kita bersama dulu.

Tapi aku tahu,
alam telah memisahkan kita.
Jarak menjadi dinding,
yang tak mampu kutembus dengan langkah.

Maka, aku titipkan rinduku
melalui doa saja, yah, Mah...
Sebab hanya doa
yang tak mengenal jarak dan waktu.

Terima kasih,
sudah membawaku sejauh ini.
Aku tak mau menerima
jika perpisahan ini menjadi akhir.

Namun aku bukanlah siapa-siapa
di hadapan Sang Khalik.

Biarlah tangisku menjelma doa,
yang diam-diam menyebut namamu.

Dari anakmu
yang masih merindukan rumah,
pelukanmu,
dan masih memanggilmu...
Ibu.


Sorong, 15 September 2026