Muhammad Wildan Fauzi - Sandal di Pojok Musala (OSN 3.8)

📅 15 September

 Sandal di Pojok Musala

Karya: Muhammad Wildan Fauzi


Cinta bermula dari azan subuh pesantren,
dan kopi tubruk yang kuseruput perlahan.
Namun, waktu tak pernah menoleh ke belakang,
ia melangkah, meninggalkan jejak yang memudar di ubin.

Azan masih sama, mengalun dari menara tua,
tetapi suaramu tenggelam di antara derap sandal jemaah.
Kopi ini pahit tanpa sebab yang jelas,
seperti lantai musala yang dingin sehabis kau tinggalkan.

Kubawa namamu ke setiap sujud yang kupanjangkan,
kuselipkan di sela rakaat, diam-diam, tanpa suara.
Namun, langit-langit musala hanya menatap kosong,
menyimpan doa yang tak pernah sampai ke mana pun.

Sepasang sandal usang masih tergeletak di pojok rak,
tak sepasang lagi sejak kau bawa satunya pergi.
Jejak canda yang dulu singgah di teras itu,
kini cuma bekas debu yang enggan disapu.


Rawalo, 14 September 2026