Kalahnya Sang Maestro
Karya: Eko Teguh PrastyoSepertinya berita telah meliput sang pujangga dengan pilihannya
Hatinya sendu, sedih, kusam
Bajingan, tidak hidup seperti biasa
Suaranya pendek, tidak dilabui metafora
Maestro riang tertawa, itu dahulu
Perasaan mawar mati terkubur
Kalah!, itulah!, itulah mimpi buruk!
Dan Maestro, kau tidak bangkt dari kata 'kesedihan' mu
Maestro, terbangun sedih bukan tertawa menggelegar!
Bangunlah, kau belum mati di dunia!
Bahkan Dewa saja belum mengutus sang pencabut nyawa!
Tapi kau berkata hidupmu sia-sia?
Persetan......
Mau bilang apa tak guna?
Pujangga mengalahkan dirinya
Bangsat gila, cacat tercela
Sang Maestro jatuh
Lebur karena wanita
Hatinya yang utuh berangsur luruh
Mati seperti anjing gila, tak berlogika
Minggu, 6 September 2026