Bukan Kalah
Karya: Dyde AurelTawa dan Tangis?
Aku bahkan hampir tak bisa
Membedakan keduanya
Karena faktanya..
Aku selalu tertawa saat
Semuanya tidak sedang
Baik-baik saja dan
Ingin menangis jika
Terlalu bahagia
Apa aku ini aneh?
Terserah orang saja
Mau menilai apa
tentang diriku
Tapi marilah kita pilih
Salah satu dari keduanya
Tangis
Bukan karena ingin
Terlihat menyedihkan
Atau ingin dikasihani
Tapi sepertinya pembahasan
Ini akan jauh lebih menarik
Bagiku..menangis bukan
Suatu kelemahan atau
Bahkan aib,walaupun
Banyak orang yang
Menilai jika seseorang
Sering menangis dia,
Lemah,cengeng dan
Pengecut
Tapi tidak bagiku,
Menangis lebih seperti..
Obat ,aku bukan orang
Yang bisa mudah
Menceritakan masalahnya
Saat orang lain tak
Menganggap ada yang
Berbeda dariku
Disitu aku lega,
Bukan ingin terlihat kuat
Tapi..aku rasa mereka
Juga pasti punya masalah
Yang mungkin!
Lebih berat dariku
Oleh karena itu,
Menangis di waktu sepi,
Di kala tak ada yang mengetahui
Menjadi satu-satunya opsi terbaik
Yang pernah aku jalani
Sekedar menjaga kewarasan
Agar tak dianggap GILA
Jika terus menerus tertawa
Tanpa sebab
Padahal di dalamnya..
Aku bahkan tak yakin
Bahwa otak kecil dan
Hatiku masih berfungsi dengan
Semestinya atau tidak
Bila manusia tak
Cukup menjadi tempat
Yang aman bagimu
Maka, ambilah wudhu
Bentangkan sajadah
Yang barangkali terlalu lusuh
Karena lama tak digunakan
Ketika kamu merasa
Harus selalu terlihat
Baik- baik saja
Maka di hadapannya
Hukum itu tak perlu
Kamu boleh! Menangis,
Mengadukan semuanya
Dan bila ada orang
Yang mengatakan
Bahwa menangis
Adalah sebuah
Kekalahan
Maka dialah yang
Sebenarnya,hidupnya
Paling berantakan
Menangislah bila itu
Membuatmu merasa
Lebih baik, karena
Ketika kamu masih
Bisa menangis
Artinya.. tubuhmu
Masih cukup waras,
Walau rasanya
Aku dan pasien
Di Rumah sakit jiwa itu
Tak lagi ada bedanya
Tegal, 30 Agustus 2026