Rinai yang Tak Mengenal Reda
Karya: Clarisa Shaffa Vinza AriantoRintik hujan membasahi bumi
Hembusan angin seolah terlalu menusuk
Hawa sejuknya menjalar ke seluruh raga
Seolah tak ada kehangatan yang tersisa
Termenung di kala rinai yang tak mengenal reda
Seolah cakrawala mendukung tertutupnya luruhan air mata
Mengubur kesedihan ke liang yang paling dalam
Menerawang jauh menuju jangkauan yang kelam
Barangkali isaknya bagaikan petunjuk
Seberapa sesaknya dada
Seberapa patahnya hati
Dan seberapa hancurnya jiwa
Ya…
Takkan ada yang melihat
Takkan ada yang mendengar
Takkan ada saksi bisu tangisan dalam diam
Ditemani lamunan di kala heningnya malam
Di bawah temaram lampu yang nyaris padam
Batam, 13 September 2026