ARMIAN WAYABULA - Lambaian tangan di ujung samudra (OSN 3.8)

📅 01 September

 Lambaian tangan di ujung samudra

Karya: ARMIAN WAYABULA


Hari yang cerah datang menyapa
‎Melantunkan cahaya indahnya diantara subuh menjemput pagi
‎Gemulainya suara burung burung melengkapi
‎Indahnya karya tuhan yang ku sebut alam

‎Seperti biasanya alam memancarkan keindahan yang memikat
‎Dengan cahaya mentari yang ikut tersenyum
‎Menyambut hari baru
‎Dan mengenang hari lalu

‎Dunia boleh berjalan seperti biasanya
‎Tak sedikitpun ku membantah
‎Untuk alam berjalan sebagaimana mestinya
‎Tak sedikitpun ku meragukan keindahannya

‎Namun, boleh kah aku berkata?
‎Bahwa air laut itu terlalu lama memeluk apa yang menjadi milikku
‎Terlalu lama dia memangku bagian hidupku
‎Hingga milikku tak sanggup lagi ku sentuh

‎Bolehkah ku cemburu, tuan
‎Tidak masalah kah bila aku mengadukkan nya pada Tuhan?
‎Karna bila kau pergi bersama insan lain
‎Aku tidak mempermasalahkannya

‎Namun, berdasarkan kenyataan yang ada
‎Kau pergi beriringan dengan gelapnya samudra
‎Yang mana kau tahu
‎Dekapan samudra adalah ketakutan terbesarku

‎Kini, mimpi buruk ku bukan lagi tentang kau yang bisa pergi dengan insan lain
‎Tapi tentang kenapa aku sudah tak sanggup lagi melihatmu secara nyata?
‎Bahkan, wewangian mu terasa begitu mahal hingga aku tak mampu menghirupnya lagi.

‎Dan sekarang dunia berjalan sepertinya biasanya
‎Itu yang orang lain rasakan, tapi tidak dengan yang kurasakan
‎Karna sekarang kau hanya hadir dalam imajinasiku
‎Kau tidak hadir seperti yang kau janjikan dibawah langit senja itu

‎Seberapa besar aku merindukanmu
‎Sebesar itu pula aku membenci samudra itu
‎Yang kini, tak terdengar lagi langkahmu menghampiriku
‎Tapi napas mu lah yang telah abadi bersama gelapnya samudra.


Bula, 29 Agustus 2026