Doa Yang Jatuh Tanpa Suara
Karya: Arju Nafa Atil AfifahTangis bukan tanda kamu manja.
Tangis adalah bahasa tertua manusia.
Sebelum kata ditemukan,
air mata sudah lebih dulu pandai bercerita.
Ada tangis yang jatuh di bantal jam dua pagi.
Tak ada suara, hanya bahu yang naik turun pelan.
Ada tangis yang ditahan di depan kelas,
saat semua orang bilang, "Kamu harus kuat."
Padahal tangis juga butuh pulang.
Ia lelah ditampung terus di dada.
Ia ingin menjadi sungai kecil di pipi,
mengalir, lalu selesai.
Jika hari ini kamu menangis,
menangislah dengan benar.
Jangan setengah-setengah.
Biarkan semua yang menyesakkan keluar,
agar besok ada ruang lagi untuk bahagia masuk.
Karena setelah tangis yang jujur,
hati biasanya jadi lebih lapang,
seperti langit habis hujan.
Jernihnya berbeda.
Dharmasraya, 15 September 2025