Hati yang Merintih
Karya: Anataria RachmawatiDi malam sepi
Angin berhembus meniup diri
Menusuk lembut, menyayat hati
Kau disana aku disini
Tiada berisik lalui hari
Tanpa tau akhir yang pasti
Jika memang kamu takdirku
Mengapa perbedaan terus membelenggu ?
Dan jika kamu bukan takdirku
Mengapa rasa ini begitu menggebu ?
Mengapa kita dipertemukan ?
Apa tujuan kita diperkenalkan ?
Aku lelah dengan semua ini
Aku benci dengan kenyataan yang terjadi
Dirasa pahit
Dibuang sakit
Bulir kepedihan
Selalu jatuh dipangkuan
Tiap malam saling menguatkan
Pura-pura tegar dibalik tangisan
Namun kita tetap melawan
Merenda kasih penuh harapan
Demi cinta merayu Tuhan
Agar asa terkabulkan
Magetan, 4 September 2026