Tangisan Sang Pejuang Muda
Karya: Aditia TampubolonIjazah tertata rapi di dalam lemari
Membawa asa luhur yang kian redup
Pemuda berdiri di sunyi hari
Menatap kerasnya jalan hidup
Persyaratan berlebih kini menutup pintu jalan
Kriteria rumit menyiksa batin jiwa
Kesempatan adil hanyalah sebuah impian
Pemerataan kesejahteraan tak lagi tersisa
Praktik kecurangan kian kencang membara bebas
Merenggut masa depan sang pejuang
Keahlian murni tersisih tanpa cemas
Keringat jujur pemuda makin terbuang
Langkah kelam tertatih dalam duka nestapa
Kualifikasi hebat hilang tanpa arti
Perhatian penguasa sirna dari bangsa
Membuat mimpi indah terhenti mati
Di sudut ruang gelap tergenang duka
Tetesan air mata mengalir mendalam
Harapan keadilan tenggelam di muara
Meninggalkan derita malam nan kelam
Namun tekad bulat hadir tersungkur memohon
Meski semangat kini kian terkikis
Menagih sejahtera milik kita bersama
Dalam keheningan bait sebuah tangis
Deli Serdang, 06 September 2026