Karya: Saskia Puspa Saahirah Murtado
Kala ketika aku melihat cermin,
terpantul diriku dalam pakaian usang.
Ibu memanggilku dengan suara serak dan lirih,
Ayah memanggilku dengan nada tinggi.
Ayah...
menarik semua milikku,
merenggut jalan yang bahkan
tak sempat kukenal.
Aku terduduk,
orang-orang menjatuhkan koin di depan Aksa.
Aku belum mengerti dunia,
sebuah lingkaran yang terus mengelilingiku,
menjadi jeruji paksaan
atas nama,
“Ayah ini bapakmu.”
Kalimat yang selalu
membuatku tak berdaya.
Bogor, 26 Agustus 2026