Karya: Rina Ayu Lestari
Ada tawa yang lahir begitu saja
dari cerita kecil di sela kesibukan
dari candaan yang sebenarnya sederhana
namun mampu menghangatkan percakapan
Ada pula tawa yang dipaksakan
agar sedih tak sempat terbaca
menyembunyikan letih di balik keriangan
meski hati belum sepenuhnya baik-baik saja
Tapi aku suka tawa yang apa adanya
yang pecah tanpa takut terdengar berlebihan
yang hadir tanpa perlu alasan sempurna
seperti bahagia yang tak meminta pembenaran
Sebab hidup tak selalu tentang kemenangan
kadang cukup duduk, bercerita, lalu tertawa
melupakan sejenak segala kekhawatiran
dan merasa dunia masih punya warna
Maka, jika esok kembali terasa berat
izinkan dirimu tertawa walau sebentar
sebab mungkin, di balik tawa yang hangat
ada hati yang sedang belajar tegar
Tertawalah, bukan untuk menipu dunia
melainkan untuk mengingatkan diri sendiri
bahwa setelah segala luka dan kecewa
masih ada bahagia yang layak dinikmati.
Medan, 23 Agustus 2026