Karya: RENNI IDAWATI
Aku menangis
air mataku jatuh karena kelahiranmu, ya Rasulullah.
Dunia yang gelap menjadi terang.
Hati yang keras menjadi lembut.
Karena engkaulah rahmat bagi seluruh alam.
Aku menangis
membayangkan ibumu Aminah tersenyum
saat semesta bershalawat menyambutmu.
Andai aku hidup di zaman itu
pasti aku akan menjadi orang pertama
yang mengazankan namamu.
Lalu aku tertawa
tawa bahagia di bulan Maulid ini.
Karena aku terlahir sebagai umatmu.
Karena setiap shalawat mengantarkanku
lebih dekat kepada syafaatmu.
Ya Rasulullah,
jadikan tangis ini cinta
dan tawa ini bukti syukur
atas kelahiranmu yang menyelamatkan kami.
Pematang Reba, 24 Agustus 2026