Karya: Rafi Sugihriyanto
Di balik senyuman yang kupakai,
tersimpan tangis yang tak selesai.
Bukan karena lemah menghadapi hari,
namun karena mimpi terasa tinggi.
Aku ingin menjadi mahasiswa,
mengenakan almamater dengan bangga,
menuntut ilmu di ruang penuh cerita,
mengejar cita-cita dengan segenap asa.
Namun jalan tidak selalu terang,
kadang air mata jatuh diam-diam.
Ada tugas, biaya, dan keraguan,
yang membuat langkah hampir kehilangan tujuan.
Ibu berkata, jangan menyerah,
Ayah berpesan, teruslah melangkah.
Maka kutahan tangis di dada,
kuubah kecewa menjadi tenaga.
Jika suatu hari aku berhasil,
semoga semua tangis menjadi saksi.
Bahwa pernah ada seorang anak,
yang berjuang meski berkali-kali takut.
Aku ingin menjadi mahasiswa,
bukan sekadar mengejar gelar,
tetapi membuktikan kepada dunia,
bahwa mimpi sederhana pun
dapat tumbuh dari air mata,
menjadi harapan yang nyata,
dan masa depan yang indah.
25 Agustus 2026