Putri Shelsy Lumbantoruan - Riuh Lahir dari Sunyi (OSN 3.8)

📅 25 Agustus
Riuh Lahir dari Sunyi 
Karya: Putri Shelsy Lumbantoruan 


Pagi cerah kulewati jalan yang menyempit.
Rumput liar tumbuh menghijau.
Hatiku kosong, terasa begitu pahit.
Hari-hari berlalu tanpa hangat.

Aku berhenti. Netraku tertuju pada seorang perempuan.
Ia tertawa bahagia, tanpa sedikit celah.
Seolah hidup tak pernah memberinya kesedihan.
Aku terdiam, mencari arti kebahagiaan.

Apakah aku lupa merayakan hidupku? 
Atau keberuntungan tak berpihak padaku?
Ahhhh Luka mengincar hidup ini.

Melihat muram wajahku, Ia menghampiri.
“Keindahan setiap insan punya warna berbeda,”
“Warnailah gelap dirimu menjadi pelangi.
Bila kosong hatimu, tanamlah bunga.
Rawat dengan kasih agar mekar di dada.
Kamu berhak bahagia, meski terluka.” katanya.

Ucapannya menetap di dada.
Tawaku sembunyi di antara canda.
Perlahan ku menyadari bahagia tumbuh dari dalam diri.

Aku pantas menikmati pelangi setelah hujan reda.
Mekar hati dengan bunga indah.
Lahirlah keramaian dan warna di hidupku.
Kini tawa menjadi tameng kehidupan buatku.


Siborong-borong, 25 Agustus 2026