Dibaca: Memuat...
Bertunas Lewat Nestapa
Karya: Naysila Okta Fiona AlifanAku pernah menjadi tanah retak,
kering oleh kecewa yang lama terpendam,
menyemai sunyi di lubuk paling dalam,
menyimpan hujan di balik mata.
Nestapa hanya singgah sebagai musim,
mengajarkanku tentang caranya mekar.
Perlahan, aku mulai tahu
hanya perlu waktu untuk merekah.
Dari perih tumbuh benih,
menyibak tanah yang pernah retak,
menembus sunyi yang lama mengendap,
di antara gelap dan kehilangan.
Ia tumbuh di bawah langit yang muram,
meneguhkan akar di tanah yang rengkah,
menunggu pagi mengurai gelap,
hingga tunas kecil itu belajar
bahwa mekar tak selalu lahir dari musim yang mudah.
Barangkali, aku memang harus rengkah
agar tahu bagaimana caranya tumbuh.
Sebab, di antara luka yang pernah menetap,
aku menemukan akar yang tak mudah runtuh.
Setiap retak bukanlah akhir,
melainkan ruang kecil
tempat harapan diam-diam bertunas.
Purbalingga, 20 Juli 2026