Senyum di ujung basah
Karya: MELATI ARUNI PUTRIAir mata itu jatuh menetes perlahan
Bukan karena luka, melainkan kehangatan
Ia adalah tetes yang luruh tanpa beban
Bukan lagi tangis karena lara yang menyiksa
Gemuruh di dada perlahan mereda
Bersama isak yang tak lagi tertahan di dada
Ada rasa syukur yang membuncah dada
Ada rasa damai merayap di balik kelopak mata
Menangis ternyata tak selalu menyayat hati
Ia bisa jadi wujud yang paling suci
Pelangi kelegaan hadir menyambut malam
dan tawa pun merekah di ujung air mata
Jambi, 27 Agustus 2026