Gregorius Dimas Aswinda Putra - Sabda ketiga puluh satu (OSN 3.7)

📅 01 Agustus
Dibaca: Memuat...

Sabda ketiga puluh satu

Karya: Gregorius Dimas Aswinda Putra


Sabda yang lahir tanpa suara
Menetes pelan menghadap cahaya
Menembus terik surya
Pelan namun pasti
Membasahi bekas trauma

Degup jantung yang tak berirama
Beradaptasi dengan luka lama
Mencoba menemukan kembali nada
Yang telah hilang karena derita

Apakah semua ini tanpa arti?
Atau memang harus berakhir disini
Cerita tentang perjalanan
Yang terlampau singkat diselesaikan
Namun terlalu lama untuk diteruskan

Hingga meja yang berdebu
Menjadi saksi tentang arah baru
Sabda yang ke tiga puluh hingga tiga satu
Dan kamu,
Rambut kepalamu pun terhitung semuanya
Sebab itu, jangan takut
Karena kamu lebih berharga dari burung pipit

Seketika sunyi menjadi tenang
Ramai menjadi gempita
Kulihat cakrawala dengan rupa berbeda
Rembulan tersenyum memberi tanda
Tentang sabda yang tak pernah kita sapa

Menjadi kunci untuk menerima
Karena hidup bukan tentang siapa
Namun kemana arah tujuannya



Ponorogo, 29 Juli 2026