Karya: Aziza nur Fadilah
Di rumah, aku sering merasa berbeda.
Saudaraku mendapat perlakuan yang lebih lembut,
sedang kan ku belajar menerima semuanya.
Saat biaya sekolah kembali diungkit,
hatiku terasa semakin berat.
Aku tak membenci nya, hanya ingin diperlakukan dengan adil.
Namun, aku bersyukur karena memiliki teman
yang selalu meluangkan waktu mendengarkanku.
Saat masalah datang, ia selalu ada,
memberi semangat dan menguatkanku.
Bersamanya, aku merasa punya tempat untuk pulang,
tempat untuk bercerita tanpa takut dihakimi.
Ia selalu memberiku dukungan dan semangat
ketika aku sedang menghadapi masalah.
Dari sana, aku belajar bahwa
aku tidak harus menghadapi semuanya sendirian.
(Jombang,25 Agustus,2026)