Purnama yang kian Suram
Karya: Aveline Tiana DessireSenja kembali pergi meninggalkan langit,
Membawa lara, yang tak mampu kuucap.
Dalam dingin aku membisu, mengingat
Memori yang sempat terlintas, kini telah memudar.
Air mata mengalir diiringi rintik hujan,
Membasahi bumi yang sudah lama terluka.
Purnama bersinar, namun cahayanya perlahan memudar
Seperti tangis yang tak kunjung reda.
Mendung mulai menutup wajah sang rembulan,
Menyembunyikan cahaya yang dulu terang.
Angin berbisik membawa duka ke mana-mana,
Membuat malam semakin sunyi dan panjang.
Purnama yang kian suram,
Menjadi saksi bisu atas semua luka.
Ia tak bisa bicara, tapi ia merasakan,
Betapa berat tangis yang tertahan di dada
Maumere, 27 Agustus 2026