Jiwa yang hilang kembali pulang
Karya: AQNIA RAYA NASOHATitisan bening tidak lagi tumpah dari pelipis mata
Sinar yang dahulu redup kembali memancarkan cahaya
Jiwa-jiwa yang remuk sudah kembali dengan pelukan ketabahan di hulu dada
Raga ini mulai menikmati kasih dari Sang Pemilik Jiwa
Langkah yang dahulu tidak tahu tempat pulangnya, kini sudah menemukan tempat sejatinya
Senyuman yang pernah pudar kini sudah mekar
Senyuman yang akan menuntun langkah yang hampir lumpuh karena luka
Luka yang mengajarkan arti dari sebuah kesabaran dan kesetiaan
Jiwa ini sejatinya hanya seorang pendosa yang tak pernah henti merayu Sang Pencipta
Diriku, ragaku, kembali untuk merangkai lagi sebuah kisah yang pernah terhenti
Aku datang bukan untuk menagih sebuah janji, melainkan untuk memperbaiki diri
Labuhanbatu Utara, 30 Juli 2025