Dibaca: Memuat...
Doa yang Bersemi dari Duri
Karya: Vira FitriaDi sudut rumah yang dulu membekukan dada,
Kutempa sabar menjadi bahasa.
Kata yang tajam pernah menggores sukma,
Kini kujahit menjadi doa yang dewasa.
Aku bukan bunga yang tumbuh di taman permai,
Aku melati yang mekar di sela duri.
Disiram nestapa, dipupuk sepi,
Lalu harum, meski tak ada yang memuji.
Lama aku menunggu pintu dibukakan,
Lama aku menunggu tangan direngkuhkan.
Hingga kusadari, kuncinya ada di tangan.
Maka kubuka sendiri gerbang pembebasan.
Aku bukan lagi anak yang menunggu, aku dewasa yang memilih utuh.
Luka itu guru, bukan musuh, dan di sanalah aku bersemi tumbuh.
Medan, 18 Juli 2026