Chelsi Jelita Tano - Merajut dikala Retak (OSN 3.7)

📅 30 Juli
Dibaca: Memuat...

Merajut dikala Retak

Karya: Chelsi Jelita Tano



Ayah,
Tahukah engkau? Aku hampir mekar.
Namun akar raguku masih mencengkeram tanah.

Di labirin batinku,
Kaulah singgasana.
Nama yang selalu kusebut dalam setiap doa.

Namun kini kau memudarkan jejak
Dari peta hidupku.
Kau lempar aku seperti debu,
Tanpa arah, tanpa sauh, tanpa arah pulang.

Rumah yang dulu hangat
Kini menjadi kubah es
Yang membekukan mimpi dan tawa.

Di detik itu aku sadar.
Aku bukan lagi anak kecil
Yang menunggu digendong dan dirayakan.

Aku pengembara
Yang menyulam langkah sendiri.
Merajut takdir dengan benang perih
Yang dulu kau tinggalkan.

Dan dari retak di atap sendiri,
Dari dingin yang membekukan,
Aku belajar berdiri
Dan menjauh dari pilu.

Maaf jika hadirku membuatmu pergi.
Tolong ingat aku di usia senjamu.
Dan... Terima kasih mengajariku,
Untuk tetap melangkah walau luka yang mengawali.


Kolbano, 27 Juli 2026