Theresia Hasibuan - Aku, yang Nyaris Tak Ada (OSN 3.7)

📅 23 Juli
Dibaca: Memuat...

Aku, yang Nyaris Tak Ada

Karya: Theresia Hasibuan


Aku tak belajar kuat dari mereka yang menang,
aku belajar dari tubuhku sendiri
yang tetap hidup meski ingin menyerah,
yang menggigil, namun masih bernapas,
yang nyaris mati, tetapi masih memilih membuka mata.

Aku tumbuh bukan karena dunia ramah,
tetapi karena aku tak rela hilang begitu saja.
Aku tumbuh karena di ujung sekarat,
ada bisikan kecil yang berkata,
"Jangan habis di sini, belum waktumu padam."

Aku bukan anak dari keberuntungan,
melainkan anak dari kehilangan
dari sepi yang tak memiliki pangkuan,
dari malam-malam yang bahkan bulan enggan menemani.

Dan jika kau melihatku tersenyum hari ini,
percayalah, itu hasil dari luka yang panjang,
bukan lahir dari tawa,
melainkan dari tangis yang tak sempat terdengar.

Aku belajar mencintai hidup
lewat hari-hari yang ingin kuakhiri.
Aku belajar bersyukur
saat hanya dinding yang mau mendengarkan.
Dan aku belajar mencintai diriku sendiri,
saat tak seorang pun memilihku.

Tidak semua tumbuh karena disiram.
Sebagian tumbuh dari celah batu,
dari tanah yang kering,
dari rasa tak pernah terpilih.
Namun justru di situlah
aku menemukan kekuatan yang bukan sekadar bertahan,
melainkan bertunas
meski tak ada musim semi.

Jadi, jangan tanya mengapa aku keras.
Aku bukan keras, aku hanya terluka.
Tetapi aku tahu,
luka bisa menjadi akar,
jika tak kupaksa untuk bersembunyi.

Hari ini, aku berjalan
dengan tubuh yang pernah nyaris roboh,
dengan jiwa yang pernah ingin berhenti,
namun tetap kupijakkan kaki di tanah ini
bukan karena aku yakin,
melainkan karena aku telah berjanji:
aku akan hidup sampai benar-benar mengerti makna hidup.

Aku belajar tumbuh
dari yang hampir mati,
dan karena itu,
aku tak akan mudah dikalahkan hari ini.


Manado, 22 Juli 2026