Siti Soleha - MEKAR DI ATAS LUKA (OSN 3.7)

📅 17 Juli

MEKAR DI ATAS LUKA

Karya: Siti Soleha


Bagaimana cara melipat mimpi yang baru setengah mekar?
Ketika topi toga di kepala belum sempat berdebu,
Namun jalan di depan telah ditutup tembok yang tegap berpagar.
Aku adalah sarjana yang mendadak asing di rumah sendiri,
Menghitung penolakan yang datang berulang tanpa henti.
Pernah suatu senja, di sudut ruang bersalin yang dingin,
Bau antiseptik tajam menusuk hingga ke ulu hati.
Aku menatap punggung renta Ayah yang membungkuk memohon,
Memintaku melepas sayap karier yang baru saja tumbuh,
Demi merawat bayi merah di tengah badai keluarga yang luruh.
Ada amarah yang bergemuruh di balik dada yang sempit:
“Mengapa harus aku yang menanggung luka dari keputusan yang pahit?”
Namun air mata Ayah adalah tali yang mengikat egoku erat,
Maka kuhanyutkan impian, membiarkan tangan didekap popok dan tangis bayi yang pekat.
Bahkan ketika kucoba berdiri lagi di tahun berikutnya,
Dunia kerja kembali menamparku dengan target dan sunyinya kerja sama.
Aku kembali pulang ke titik nol, memeluk status yang tak diinginkan siapa-siapa.
Tetapi rupanya, luka tidak diciptakan untuk membuatku mati rasa.
Di atas meja kayu yang menyaksikan air mataku jatuh sejak tahun-tahun lalu,
Jemariku menolak untuk menyerah pada takdir yang semu.
Kusaring perih menjadi bait-bait kutipan yang menenangkan jiwa,
Menuliskan aksara dari balik jendela kamar, tempat mimpi-mimpiku kembali mengangkasa.
Hari ini aku tahu,
Aku tidak perlu lantai kantor yang megah untuk membuktikan diri ini berharga.
Sebab di tanah kering tempat mimpiku pernah dipaksa patah,
Kini aku memilih untuk tumbuh, mekar, dan berdaulat atas hidupku sendiri.


Cilegon, 16 Juli 2026