Sisa Puing Mimpi
Karya: SITI NUR HALIPAHKau bangun tembok dari harapan tipis,
menanam benih di tanah yang belum siap.
Setiap batu disusun rapi, berbisik
tentang hari esok yang cerah dan nyata.
Namun angin berubah arah tiba-tiba,
hujan deras membasuh fondasi rapuh.
Apa yang kokoh seketika runtuh,
menjadi debu yang tak bisa kau kumpul lagi.
Tak ada ledakan, tak ada suara keras—
hanya retak pelan yang kau abaikan dulu.
Kini kau berdiri di tengah puing itu,
menatap langit yang tak lagi berwarna.
Meski mimpi hancur berserakan di bumi,
bukan berarti api padam sepenuhnya.
Dari reruntuhan, mungkin esok hari
tumbuh harapan yang lebih kuat dan tahan uji.
Garut, 13 Juli 2026